expert advisor ,forex trading software ,valuta trading ,trading on line ,trading online ,currency trading for dummies ,trading platforms ,

Post Top Ad

Post Top Ad

October 28, 2018

Strategi Forex KISS, Cara Sederhana Menjadi Trader Sukses


Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda saat mendengar strategi forex KISS? Sebelum berpikiran macam-macam, ketahuilah bahwa KISS yang dimaksud di sini adalah kependekan dari Keep It Simple and Sweet. Konsep strategi forex ini menekankan penggunaan metode trading sederhana tapi tetap "berbuah manis".
Dengan demikian, Anda tak perlu khawatir akan efek penyederhanaan strategi terhadap peluang keuntungan. Justru dengan strategi forex semacam ini, Anda dapat meraih profit dengan cara mudah, tanpa harus bergelut dengan kerumitan analisa. Empat prinsip utama dalam strategi forex KISS adalah:

1. Minimalkan Support Resistance

Mengenali support resistance memang perlu, tapi sebaiknya jangan berlebihan dalam melakukan identifikasi. Banyak trader merasa takut salah menempatkan support resistance karena tekniknya cenderung subjektif. Akibatnya, mereka pun menggambar banyak garis horizontal dan menggunakannya sebagai support pertama, kedua, ketiga, dst. Itupun belum ditambah dengan level-level resistance yang tak kalah banyak.

Padahal, hanya dengan satu level support atau resistance saja, Anda sudah bisa mendapatkan pemahaman yang cukup untuk menginterpretasi pergerakan harga. Contohnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
Contoh resistance
Semakin mudah sebuah chart dibaca, maka semakin efektif pula penerapan strategi forex KISS. Untuk mengujinya, cobalah meminta bantuan rekan sesama trader untuk melihat grafik harga Anda. Tanyakan apakah chart tersebut cukup mudah dipahami atau justru terlihat seperti "medan perang". Selain itu, ingatlah selalu untuk segera melakukan "pembersihan" jika Anda mulai sering lupa mengenali kegunaan level-level yang ditandai di chart. (

2. Susun Pola Aktivitas Trading Sehari-hari

Trading forex bisa menimbulkan kecanduan jika Anda tidak berhati-hati. Mengamati chart selama berjam-jam dapat membuat Anda terobsesi, dan akhirnya berbuntut pada peningkatan frekuensi trading. Padahal, bukannya membantu Anda menangkap setiap peluang, kejenuhan akibat memantau chart dalam waktu lama justru dapat mengaburkan persepsi Anda. Begitu mengalami loss besar, Anda akan berusaha menjauh dari pasar dan ragu untuk kembali entry karena trauma.

Guna menghindari kerumitan masalah akibat pola trading yang tidak menentu, sebaiknya aturlah jadwal Anda sehari-hari. Apapun gaya trading Anda, baik itu scalping, day trading, ataupun swing trading, sebaiknya aturlah polanya dengan perencanaan matang. Bertrading dengan pola kegiatan yang tidak terencana, baik itu untuk sekedar analisa maupun entry, adalah sama berbahayanya dengan mengabaikan disiplin trading.

Berikut ini salah satu contoh penyusunan jadwal harian, yang diambil dari rutinitas Dale Woods, seorang trader di theforexguy.com.

Jadwal Trading Harian"Sebagai seorang trader price action, saya memilih penutupan sesi New York dan pembukaan sesi London sebagai waktu mencari peluang trading. Karena saya tinggal di Australia, maka sesi trading New York berakhir di pagi hari, dan pasar London dibuka pada sore hari.

Berpedoman pada aturan tersebut, maka beginilah rutinitas trading harian saya:
  • Di pagi hari, saya akan memonitor chart untuk mengetahui apakah ada sinyal penting di sesi penutupan New York.
  • Sepanjang hari, saya akan melakukan aktivitas lain dan baru akan kembali memantau harga saat pasar London mulai bergeliat.
  • Di sore hari, saya memindai market untuk mendapatkan petunjuk tentang apa saja yang terjadi di sesi Tokyo. Secara khusus, saya akan mencari sinyal false breakout untuk menemukan peluang entry.
  • Sesuai ide trading antar sesi, saya mengasumsikan jika para trader di sesi London akan mendorong harga ke bawah jika terdapat false break dari resistance, atau mengangkat harga kembali ke atas apabila ada kegagalan breakout dari level support di akhir sesi Tokyo.
  • Ketika pergerakan harga telah mengkonfirmasi analisa saya, maka saya akan entry posisi di time frame H4 dan mengatur parameter exit sesuai manajemen risiko. Saya hanya akan memantau chart setiap 4 jam sekali untuk melihat perubahan price action di time frame entry."
Kesimpulannya, strategi forex KISS sama sekali tidak merekomendasikan trader untuk seharian duduk dan terus-menerus terpaku melihat layar monitor. Sebaiknya, alokasikan waktu trading sebaik mungkin untuk menyeimbangkannya dengan kegiatan harian Anda.

3. Eliminasi Indikator Yang Tidak Perlu

Keinginan mendapatkan strategi forex terbaik sudah pasti berkembang dalam setiap diri trader. Hal itu wajar, tapi menurut realitanya, mencari "holy grail" hanya akan membuat Anda menghabiskan waktu secara percuma. Tindakan seperti itu biasanya mengarahkan seorang trader untuk berjuang mendapatkan sistem yang canggih dan tak jarang bersifat kompleks.

Campur aduk indikator pun menjadi fenomena wajar di kalangan trader serupa. Katakanlah Anda mengikuti cara trading semacama itu, apa yang akan Anda lakukan jika suatu saat terjadi hal ini?
  • Indikator A memberikan sinyal buy
  • Indikator B mengatakan untuk sell
  • Indikator C malah tidak menyarankan entry sama sekali
Untuk menghindari kerumitan seperti itu, hapus indikator yang menurut Anda tidak terlalu penting. Daripada menggabungkan sinyal dari beberapa indikator sekaligus, Anda dapat mengkombinasikan indikator dengan analisa price action.

Apabila menggunakan strategi reversal, maka perhatikan berbagai formasi candlestick yang menandakan pembalikan. Candle pin bar contohnya, dapat mengidentifikasi reversal dari bentuk body dan panjang sumbunya.
Analisa Pin Bar
Chart di atas menampilkan pin bar yang menandakan reversal bearish. Isyarat pembalikan menuju downtrend terlihat pada formasi candle yang mencerminkan harga ditutup lebih rendah dari level pembukaannya. Sementara itu, sumbu atas yang menandakan jangkauan high tertarik tinggi ke atas melebihi besar body-nya. Selain menandakan sentimen 'penolakan' harga untuk melanjutkan uptrend, hal itu juga menunjukkan tekanan bearish yang semakin kuat.

Secara keseluruhan, strategi forex KISS menyarankan agar Anda menjauhi cara trading seperti pemula. Kebanyakan dari mereka terjebak dalam penggunaan beberapa indikator, karena merasa perlu menutupi kecacatan satu indikator dengan indikator lainnya. Demi menghindari jeratan tersebut, singkirkan indikator-indikator yang tidak perlu dan belajarlah cara menginterpretasi candlestick.

4. Fokus Pada Metodologi Trading Tertentu

Layaknya memilih indikator, metodologi trading pun perlu difilter sebaik mungkin. Mengikuti prinsip strategi forex KISS yang memprioritaskan kesederhanaan, sebaiknya pilihlah satu metodologi yang sesuai dengan pemahaman dan gaya Anda. Kemudian, terapkan cara trading sederhana dari metodologi tersebut. Sebagai contoh, apabila Anda mengaplikasikan metodologi day trading, maka gunakanlah strategi day trading sederhana. Jika sudah cocok dengan news trading, maka jalankanlah strategi news yang simple. 

Manfaat Strategi Forex KISS

Banyak trader profesional, seperti Toni Turner contohnya, telah mengungkapkan bahwa penyederhanaan strategi merupakan salah satu kiat sukses dalam trading. Namun kenyataannya, pedoman itu hanya dipahami dan disetujui saja, tanpa benar-benar dipraktekkan oleh sebagian besar trader. Sebagai pemula, mereka akan memulai dengan strategi sederhana. Tapi tak jarang, demi alasan "mengembangkan profit" atau semacamnya, trader bakal tertarik mencari dan mencoba-coba strategi forex lain yang terlihat rumit dan mengesankan. Jujur saja, apakah Anda termasuk tipe trader seperti itu?

Tidak ada yang melarang seorang trader untuk berpetualang mencari strategi forex terbaik. Namun ketahuilah bahwa mereka yang sudah kenyang melanglangbuana dan mencicipi berupa-rupa sistem, pada umumnya akan berakhir frustasi menghadapi tradingnya sendiri. Ujung-ujungnya, mereka akan membersihkan chart trading dan kembali ke dasar untuk menerapkan strategi forex sederhana.
Nah, bagi Anda yang belum merasakan pengalaman seperti itu, tidakkah lebih baik untuk mengaplikasikan strategi forex KISS sedari awal? Untuk bisa sukses sebagai trader, tak perlu mencari strategi forex ataupun sistem yang begitu kompleks hingga sulit dimengerti. Selalu utamakan kesederhanakan di setiap langkah Anda, karena bagaimanapun juga, strategi forex sederhana akan sangat bermanfaat untuk menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan bisa jadi dana Anda.
October 28, 2018

5 Teknik Trading Pair EUR-USD Terbukti


TEKNIK TRADING EURUSD 1
1.BUKA PAIR EUR/USD PADA TF H1 PADA JAM 05.00 WIB
2.JIKA BODY CANDLE MINIMAL 12 PIP MAKA SILAHKAN OP DENGAN MENGAMBIL KEBALIKANNYA ( KITA FOKUS PADA 3 CANDLE PERTAMA) & TPNYA DI OPEN MARKET
MAKSUDNYA :
JIKA HARGA SEDANG TURUN MAKA AMBIL “BUY” TPNYA DI OPEN MARKET
JIKA HARGA SEDANG NAIK MAKA AMBIL “SELL” TPNYA DI OPEN MARKET

TEKNIK TRADING EURUSD 2
1.BUKA PAIR EUR/USD PADA TF H1 & H4 PADA JAM 05.10 WIB
2.IKA CANDLE TERAKHIR DI KEDUA TIME FRAME TERSEBUT BERWARNA "MERAH" MAKA "SELL"
3.JIKA CANDLE TERAKHIR DI KEDUA TIME FRAME TERSEBUT BERWARNA "HIJAU" MAKA "BUY"
4.TPNYA 20 PIP SAJA TP KLO SUDAH PROFT 10 PIP SDH BISA DI CLOSE
5.JIKA CANDLE TERAKHIR DI KEDUA TIME FRAME TERSEBUT BERWARNA"TIDAK SAMA" JANGAN OP...

TEKNIK TRADING EURUSD 3
TEKNIK ANGKA SPLASH "72"
ANGKA SPLASH ADALAH HARGA YANG TERAKHIRNYA "72". MISALNYA 1.3572, 1.3472, 1.3572 DLL
1.JIKA HARGA MENYENTUH ANGKA SPLASH YANG DI ATAS DARI HARGA OPEN MATKET MAKA "SELL" DENGAN LOT GAJAH
2.JIKA HARGA MENYENTUH ANGKA SPLASH YANG DI BAWAH DARI HARGA OPEN MATKET MAKA "BUY" DENGAN LOT GAJAH

TEKNIK TRADING EURUSD 4
TEKNIK TRADING SETIAP TANGGAL 1 DI AWAL BULAN TP JIKA TANGGAL MERAH MAKA DI MAJUKAN. MISALNYA TANGGAL 1 HARI MINGGU MAKA DI TANGGAL 2
1.PADA JAM 06.00 WIB BUKA PAIR EUR/USD PADA TF MN (MONTHLY)
2.PERHATIKAN CANDLE TERAKHIR
3.JIKA CANDLE BERWARNA "MERAH" MAKA "SELL". & JIKA "HIJAU" MAKA "BUY"
4.PASANG TP 300 S/D 500 PIP & TIDAK USAH PAKE SL

TEKNIK TRADING EURUSD 5 
TEKNIK TRADING SETIAP "JAM" DENGAN TP 20 PIP
1.BUKA PAIR EUR/USD PADA TF H1 & H4
2.TRADING DI LAKUKAN SETIAP SEJAM SEKALI (05.05 WIB, 06.05 WIB, 07.05 WIB, 08.05 WIB DST)
3.JIKA CANDLE TERAKHIR DARI KEDUA PAIR TERSEBUT PADA TF H1 & H4 SAMA2 BERWARNA "MERAH" MAKA "SELL"
4.JIKA CANDLE TERAKHIR DARI KEDUA PAIR TERSEBUT PADA TF H1 & H4 SAMA2 BERWARNA "HIJAU" MAKA "BUY"
5. JIKA WARNANYA TIDAK SAMA MAKA JANGAN "OP"
6.TP 20 PIP

Silahkan di baca berulang-ulang, kalau sdh paham pasti akan tahu kapan open market dan exit market
October 28, 2018

Forex Strategi Tanpa Indikator Terbukti


Apa jadinya jika trading tanpa indikator ?
Indikator adalah sebuah alat bantu untuk memetakan kondisi market dan arah market selanjutnya sehingga trader yang menggunakannya bisa mengambil keputusan untuk melakukan transaksi atau menunggu .
Ada tiga kemungkinan seseorang trading tanpa menggunakan indikator .
Pertama , Dia adalah seorang fundamentalis sehingga dia trading tanpa menggunakan indikator teknikal ,melainkan memprediksi dengan cara menganalisa berita fundamental.
Kedua , Dia adalah seorang blind trader . yaitu trading menggunakan logika matematis dan statistik  sehingga tidak memerlukan analisa teknikal untuk mencari entry point.
Ketiga , Dia adalah teknikalis yang trading hanya dengan membaca grafik untuk memprediksi arah market selanjutnya.
Dari ketiga kemungkinan diatas mungkin saja anda salah satunya. Tapi jika bukan dan anda ingin menjadi salah satunya, disarankan untuk menjadi yang nomer 3 yaitu trader teknikalis yang hanya menganalisa grafik untuk menentukan entry pointnya.
Bagaimana caranya memprediksi hanya dengan membaca grafik tanpa indikator lain ?
Teknikalis percaya bahwa gerakan  market adalah berulang . Sehingga untuk bisa melihat gerakan selanjutnya anda harus melihat gerakan pada masa sebelumnya yang hampir sama dengan dengan kondisi saat ini .
Sountuk melakukannya anda bisa mencoba dengan memperhatikan gerakan market pada time frame kecil misalnya 15 menit selama minimal 3 bulan tanpa anda melakukan trading .
Kasarnya cobalah dalam waktu 3 bulan anda hanya jadi pengamat gerakan market. Dengan demikian anda memiliki memori dan hafalan gerakan market yang bisa digunakan untuk memprediksi arah market selanjutnya.
Jika sudah terbiasa dan bisa merasakan alur gerakan market, anda bisa menerapkannya dalam trading sehari -hari . Anda bisa memilih entry pointnya hanya dengan membaca grafik . itulah strategi forex tanpa indikator yang paling mudah untuk dilakukan.
Bagaimana jika hasil prediksi tanpa indikator ini tidak tepat…? anda harus ingat bahwa kerugian bisa diminimalisir bahkan dihilangkan dengan money management.

October 28, 2018

Ini Dia 7 Cara Trading Tanpa Indikator


Trading tanpa indikator, atau kadang disebut juga Naked Trading, merupakan suatu teknik bertrading forex berdasarkan pengamatan atas pergerakan harga saja, tanpa menerapkan indikator teknikal apapun di atas chart. Apa untungnya? Bagaimana cara trading tanpa indikator seperti ini? Simak bahasan lengkap oleh Seputarforex disini.
Cara Trading Tanpa Indikator
 Keunggulan Trading Tanpa Indikator
Kalau trader itu diibaratkan makeup junkie, maka indikator adalah piranti make up yang trader selalu ingin mencobanya setiap kali menemukan tools baru. Sekedar mencoba-coba saja atau memilih-milih mana yang bisa dipakai untuk mengoptimalkan sistem trading itu bagus. Asalkan tak ditumpuk terlalu banyak indikator dalam satu chart.
Semakin banyaknya indikator yang dipakai oleh trader itu tak berarti profit bakal kian membesar. Justru, ibarat wanita ber-make up menor, tentu akan kurang sedap dipandang pada akhirnya, walau jika hanya secukupnya maka bisa makin menawan. Demikian pula, penggunaan indikator yang secukupnya bisa membantu trader mencapai target, tetapi apabila chart dipenuhi indikator hingga tak lagi sedap dipandang, maka trader takkan bisa lagi mendapatkan gambaran akurat tentang kondisi pasar.
Dalam hal ini, trading tanpa indikator merupakan alternatif yang lebih unggul. Daripada pusing mencari indikator yang cocok dengan gaya trading Anda, kenapa tidak mempelajari Price Action dan Price Pattern saja? Selain dua topik tersebut, pola-pola candlestick juga bisa mendukung trading tanpa indikator.
Pasar bullish maupun bearish, pada dasarnya yang menentukan bukanlah indikator, melainkan harga. Demikian pula apakah seorang trader akan profit atau loss juga bergantung pada harga. Dengan melucuti indikator dari chart, maka trader dapat berfokus pada pergerakan harga itu sendiri. Memang tak semua trader bisa melakukannya, tetapi tak sedikit pula trader yang mampu trading tanpa indikator.

Cara Trading Tanpa Indikator

1. Mengidentifikasi Swing High/Swing Low
Swing adalah titik-titik pembalikan di atas chart yang biasanya terdiri dari level-level High dan Low yang muncul di sekitar Support dan Resisten. Identifikasi swing dapat dilanjutkan dengan melabeli setiap swing dengan empat kategori:
  • Higher Low (HL)
  • Higher High (HH)
  • Lower High (LH)
  • Lower Low (LL)
Menentukan Swing High Dan Swing Low
 2. Definisikan Kondisi Pasar Saat Ini
Identifikasi tersebut akan membantu Anda mendefinisikan kondisi pasar. Pada umumnya, ada tiga jenis kondisi pasar:
  • Uptrend/Bullish: serangkaian HH dan HL.
  • Downtrend/Bearish: serangkaian LL dan LH.
  • Ranging/Sideways/Konsolidasi: tak ada rangkaian swing spesifik, dan biasanya terbentuk pattern seperti Wedges, Triangle, Head and Shoulders, dan lain-lain.
Untuk mendefinisikan kondisi pasar ini, Anda sama sekali tak membutuhkan indikator. Ikuti saja aturan umumnya: Pasar yang trending adalah pasar yang membentuk rangkaian Higher High dan Higher Low, atau pasar yang membentuk rangkaian Lower Low dan Lower High. Jika HL, HH, LH, dan LL tak bisa ditentukan dengan mudah, berarti kemungkinan kondisi pasar sedang ranging atau choppy.
  3. Putuskan Akan Bertrading Atau Tidak
Setelah mampu membaca kondisi pasar di atas chart, Anda tentu akan bisa memutuskan apakah akan bertrading atau tidak. Dalam hal ini, jika pasar tengah trending bullish, bisa relatif mudah untuk diputuskan nanti akan buy. Atau bila pasar bearish, jelas bisa ditentukan arah potensialnya sell.
Namun, ketika kondisi sideways, choppy, atau flat karena menantikan rilis News penting, maka akan sulit untuk menentukan entry maupun mematok exit, sehingga Anda boleh jadi memilih untuk tidak bertrading saja. Walaupun, ada beberapa alternatif trading saat pasar konsolidasi yang bisa ditempuh jika tetap ingin trading.
3. Identifikasi Titik-Titik Pembalikan Dan Koreksi
Dalam kondisi pasar trending, Anda bisa coba masuk pasar saat harga mengalami koreksi dari tren besarnya, atau dengan kata lain, "buy dips in uptrends and sell rallies in downtrends". Atau, tandai level-level support dan resistance untuk digunakan sebagai patokan titik pembalikan dan koreksi.
Level Support Dan Resisten
Penggunaan level Support dan Resistance ini juga dapat dilengkapi dengan pemahaman tentang:
  • Formasi candle penting seperti Pin Bar, Fakey, dan Inside Bar.
  • Pola chart yang umum dalam pasar forex
  • Pola-pola Candlestick
Ketika level-level Support dan Resistance dirasa kurang meyakinkan, maka pemahaman mengenai ketiga hal itu dapat membantu Anda untuk trading tanpa indikator.
 4. Tunggu Sinyal Trading Muncul
Langkah terakhir adalah menunggu hingga muncul suatu sinyal trading yang dapat dieksekusi. Dalam cara trading tanpa indikator, sinyal itu seringkali berupa formasi candle yang menandakan reversal maupun terjadinya breakout.
Salah satu jenis sinyal candlestick paling populer untuk analisa price action dan trading tanda indikator semacam ini adalah menggunakan pin bar. Selain itu, ada pula Shooting Star, Hammer Bullish, serta Tweezer Top and Bottom, dan lain-lain.
Selanjutnya, untuk menentukan titik Exit, Anda bisa mengkustomisasinya sendiri, baik itu dengan prinsip Equal Waves, berdasarkan rasio Risk/Reward, maupun alternatif lainnya tanpa menerapkan indikator di atas chart.
 6. Susun Rencana Trading Tanpa Indikator
Tulis langkah-langkah trading tanpa indikator ini berikut pola-pola yang Anda pahami sebagai sinyal trading, dalam sebuah kertas atau checklist. Pastikan Anda mentaati semua itu dan tidak mudah dirayu oleh inspirasi sesaat yang tak jelas dasarnya.
 7. Jaga Kepala Tetap Dingin
Bagi pengguna cara trading tanpa indikator, pengendalian psikologis menghadirkan tantangan tersendiri, karena akan sangat mudah untuk "memaksakan" ilusi kita tentang pergerakan harga, meski di atas chart aslinya tidak ada apa-apa. Oleh karena itu, Anda harus sungguh-sungguh berkepala dingin dalam pengambilan keputusan trading dan tak berusaha untuk mengada-adakan sinyal trading.
Ada banyak peluang untuk profit di pasar forex, tetapi peluang itu tak selalu hadir tiap hari. Juga ada kalanya Anda sebaiknya menghindar dari pasar. Hal-hal ini hanyalah beberapa dari berbagai realita dan dinamika yang perlu dihadapi semua trader, apapun teknik tradingnya.